Mufti “Thoghut” Saudi: Menyembunyikan dan Melindungi Para Mujahidin Adalah Dosa Besar

http://eramuslim.com/fckfiles/Image/pic3(268).jpg

Jangan heran, jangan nurut, jangan juga marah, berita dibawah adalah fakta yang benar-benar terjadi dinegeri yang “ulama”-nya disebut Ulama Khibar.  Artikel ini saya dapat dari   muslimdaily.net saya sendiri sampai terpingkal membaca fatwa Mufti Thoghut tersebut. Tapi jangan heran bro, memang begini kalau seorang Mufti sudah makan duit haram, fatwanya pun jadi NGACO.

Syaikh Abdul-Aziz mengeluarkan pernyataan itu, seminggu setelah pemerintah Saudi mengumumkan telah menangkap sekitar 520 orang yang dicurigai, yang merencakan serangan bom mobil ke instalasi keamanan dan kilang-kilang minyak di Saudi.

Menurut Syaikh Abdul-Aziz, kelompok yang melakukan tindakan menyimpang, bukan Muslim yang sejati. “Apa yang dilakukan kelompok-kelompok yang menyimpang itu, bukanlah perbuatan seorang Muslim yang sejati, yang seharusnya bertaqwa pada Allah, meyakini hari kebangkitan dan kesucian jiwa dan harta milik orang lain, ” demikian pernyataan Mufti Saudi yang dilansir Saudi Press Agency.

Para pejabat kerajaan dan ulama Saudi menggunakan istilah “kelompok yang menyimpang” untuk menyebut orang-orang yang memiliki hubungan dengan jaringan Al-Qaidah pimpinan Usamah bin Ladin dan para Mujahidin.

Mufti Saudi menegaskan, menyembunyikan dan memberikan perlindungan pada para Mujahidin adalah dosa besar. “Agresi-agresi terhadap warga Muslim dan penjajahan di negeri-negeri Muslim tidak bisa dijadikan pembenaran untuk melakukan serangan-serangan bom, menyebut Muslim lainnya kafir dan melanggar konsensus sosial umat Islam, ” tukas Syaikh Abdul-Aziz.

Ia melanjutkan, “Mematuhi penguasa yang Muslim tanpa melakukan hasutan adalah prinsip mendasar umat Islam yang mengikuti jalan Rasulullah Muhammad Saw.”

Kerajaan Saudi memang sedang gencar-gencarnya melakukan perburuan terhadap orang-orang yang dicurigai melakukan aktivitas “terorisme” di negara itu. Sejak bulan Januari hingga pekan kemarin, aparat berwenang Arab Saudi telah menangkap 700 orang lebih yang dituding sebagai militan jaringan al-Qaidah.

Dan bukan rahasia umum lagi, jika selama ini Arab Saudi menjadi negara penjilat serta kawan negara iblis AS. Dan dengan segala cara bahkan dengan menggunakan lidah kaum ulama dan syaikh, pemerintah Saudi menjelek-jelekkan para Mujahidin demi memuaskan keinginan sekutu dekatnya, AS.

Satu Tanggapan

  1. perkataan antum sangat besar sekali.. untuk dunia dan akhirat antum… hati2

Tinggalkan Balasan